Rasulullah Membuang Sampah pada Tempatnya

Rasulullah Membuang Sampah pada Tempatnya
Kita sering mendapatkan tulisan di sekitar kita “Jangan buang sampah sembarangan” atau “Buanglah sampah pada tempatnya“, dan lain sebagainya. Rupanya, kita memang termasuk manusia yang tingkat kesadarannya sangat rendah, sehingga selalu saja membutuhkan berbagai media sebagai peringatan. Padahal, mestinya membuang sampah dengan baik, merupakan perilaku yang bisa menyelamatkan diri sendiri dan orang lain, sebagaimana Rasulullah Saw. telah mencontohkan hal tersebut.
Hanya saja, kita sering melalaikan tentang pentingnya membuang sampah dengan benar ini. Sebagaimana diketahui, berdasarkan definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia sampah adalah sebagai barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi dan sebagainya; kotoran, seperti daun, kertas, plastik, dan lain-lain. Perhatian semacam ini telah disampaikan Rasulullah Saw dalam sebuah hadits berikut:

Buanglah duri sampah dari jalan. Sesungguhnya, hal demikian itu termasuk dari sodaqahmu (sama dengan sedekah)” (HR. Bukhari).

Rasulullah Saw. begitu memperhatikan hal ini karena jika dilihat dari kaca mata kebersihan, membuang sampah pada tempatnya merupakan cara hidup yang sehat karena dalam sampah banyak sekali penyakit yang bersarang. Rasulullah Saw. sangat memahami hal tersebut, sehingga menyarankan semua umatnya untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, jika kita lihat dari sisi kemanfaatan, paling tidak ada dua hal:

Pertama, membuang sampah dengan baik dapat menciptakan keindahan te rsendiri di dalam lingkungan kita. Dan, keindahan akan membuat penghuninya bahagia, serta sebagai pondasi utama kesehatan. 

Kedua, kita telah menempatkan penyakit pada tempatnya yang jauh pada diri kita, yakni dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Kecuali, sampah yang ada melalui proses produksi ulang, yang biasa dilakukan saat ini. Intinya, anjuran dari Rasulullah Saw ini sangat bermanfaat dari sisi kesehatan dan nuga keamanan.

hanya keranaNya

Sesungguhnya kemuliaan ialah hak bagi kedua-dua orang yang berkasih sayang kerana Allah S.W.T. Dimana pada hari tersebut (kiamat) Allah Taala Rabbul Izzah menyeru mereka dan mempersilakan mereka untuk menerima anugerah yang paling tinggi, iaitu pada hari berhimpunnya...

Akhirul Kalam: Wanita-wanita Perindu Syurga

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Syurga. Dalam Al Qur'an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Syurga."(Apakah) perumpamaan (penghuni) Syurga yang dijanjikan kepada orang-orang...

hati terjauhlah dari korban dunia

Sesekali hati mengeluh dengan kesusahan dan kepayahan hidup. Terasa pedih dan rapuh, sakitnya seperti tiada hati lain yang mampu mengerti. Namun tidak tersedarkah hati itu adalah ujian dari Tuhannya? Kepayahan itu sesungguhnya adalah bentuk tarbiyahNya kepada hati....

tafsir talqin

Peringatan Untuk Yang HidupMahasuci Tuhan yang Engkau bersifat dengan Baqa' dan Qidam, Tuhan yang berkuasa mematikan sekalian yang bernyawa, Mahasuci Tuhan yang menjadikan mati dan hidup untuk menguji siapa yang baik dan siapa yang kecewa.Mahasuci Tuhan yang...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.