Olah Raga yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Olah Raga yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Olahraga merupakan bentuk menjaga kesehatan dengan cara membakar lemak makanan yang kita makan, mengaktifkan kerja jantung memompa darah ke seluruh tubuh, mengaktifkan otot-otot tubuh di lengan, kaki, dan badan, serta membuat kerja paru-paru optimal menghirup udara bersih dan mengeluarkan udara kotor. Selain itu, olahraga merupakan bentuk pengobatan primer bagi penyakit-penyakit tertentu. Dengan berolahraga, badan menjadi kuat.

Olahraga lari kecil atau disebut joging merupakan salah satu olahraga yang paling digemari oleh kebanyakan orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Olahraga lari merupakan olahraga yang murah meriah karena tidak banyak membutuhkan modal. Rute yang dipilih pun bebas sesuai selera kita. Misalnya, seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. dengan mengelilingi masjid, kemudian ke rumah beliau.

Olahraga yang sangat familier ini sangat mudah dan terjangkau oleh semua kalangan. Dengan demikian, lari merupakan salah satu olahraga yang digemari dan dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Hal ini didasarkan pada sebuah hadits riwayat dari Aisyah Ra., ia berkata, “Rasulullah Saw. mendahuluiku, kemudian aku mendahului beliau, begitulah seterusnya. Hingga saat badanku sudah gemuk, kami pernah berlomba dan beliau yang memenangkan perlombaan itu. Kata beliau, “Kemenangan kali ini merupakan balasan atas kekalahan yang lalu.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud).

Ada beberapa rahasia yang terdapat dalam olahraga lari ini, yakni sangat baik untuk aerobik otot, kebugaran, dan kontrol berat badan. Bahkan, dari beberapa penelitian menyebutkan jika melakukan olahraga lari ini secara rutin banyak hak-hal positif yang akan didapat. Di antaranya, menurunkan berat badan, menurunkan tekanan darah, dan memperkuat jantung, sehingga bisa memperkecil risiko terkena serangan jantung, menurunkan kolesterol, menurunkan tingkat stres, memperkuat tulang, terutama di bagian kaki, bahkan dapat membuat kita lebih percaya diri.

Intinya, olahraga joging dapat memberikan keuntungan bagi keseluruhan kesehatan, seperti membuat jantung kuat, sehingga semakin memperlancar peredaran darah dan pernapasan, mempercepat sistem pencernaan dan membantu kita menyingkirkan masalah pencernaan, menetralkan depresi, meningkatkan kapasitas untuk bekerja, serta mengarahkan pada kehidupan yang aktif. Selain mampu mengencangkan otot kaki, paha dan punggung, olahraga ini dapat membuat tidur lebih nyenyak.

Melempar juga merupakan salah satu olah raga yang digemari oleh Rasulullah Saw., sebagaimana dinyatakan dalam hadits berikut:

Persiapkanlah kekuatan untuk menghadapi mereka semampu kalian. Ingatlah, sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar. Ingatlah, sesungguhnya kekuatan itu adalah melempar ” (HR. Ahmad dan Muslim).

Begitu gamblang yang disampaikan oleh Rasulullah Saw. pada hadits tersebut, sehingga beliau melambangkan melempar dengan sebuah kekuatan. Sebab, dibutuhkan tenaga yang kuat dan konsentrasi yang memadai untuk bisa memainkan olahraga ini.

Maka, salah satu hal yang perlu kita perhatikan, olahraga semacam ini merupakan olahraga yang menggabungkan antara unsur kekuatan fisik dengan kondisi mental yang stabil. Kita tidak akan dapat memainkan olahraga ini, jika kita dalam keadaan yang kurang konsentrasi. Inilah salah satu rahasianya.

Berenang merupakan aktivitas olahraga yang bisa mengombinasikan banyak hal, selain insting juga membutuhkan tenaga yang ekstra kuat. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw. bersabda:

Ajarilah anakmu (olahraga) berenang dan memanah ” (HR. Dailami)

Salah satu rahasia di balik olahraga renang ialah sangat baik untuk paru-paru. Paru-paru merupakan salah satu organ vital yang sangat berpengaruh terhadap kondisi seluruh tubuh. Sebab, berenang mampu meningkatkan volume darah sehingga lebih banyak oksigen masuk ke paru-paru dan otot-otot lebih efisien dalam pelepasan karbondioksida. Selain itu, berenang juga memiliki manfaat kesehatan lainnya, seperti menyediakan latihan kardiovaskular yang sangat baik, sehingga memperkuat otot jantung dan meningkatkan pengiriman oksigen ke bagian tubuh yang berbeda.

Untuk saat ini, mungkin kita bisa menyebutnya sebagai traveling, yakni kegiatan olahraga berkendara kuda pada zaman Rasulullah Saw. Berkendara yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. merupakan berkendara yang bisa mendatangkan manfaat dan kesehatan. Olah raga saat ini, memang tergolong mahal, dengan begitu di kalangan masyarakat kurang begitu populer, tidak seperti olahraga lain, seperti sepak bola.

Akan tetapi, kita tidak pernah menyadari bahwa berkuda memiliki banyak manfaat bagi perkembangan dan kesehatan fisik maupun mental. Bagi fisik kita, akan mendapatkan tubuh yang selalu segar, sedangkan mental akan mendapatkan mental yang berani dengan penuh keseimbangan.

Salah satu rahasia olahraga ini ialah melatih keseimbangan karena saat menunggang kuda, posisi duduk harus selalu seimbang agar kita tidak terjatuh. Begitu juga posisi duduk yang benar saat menunggang kuda dapat membantu membentuk postur tubuh yang sempurna. Selain itu, berkuda juga bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Sebab, menurut sebuah penelitian di salah satu universitas di Kanada, jika kita menunggang kuda selama 1 jam, maka bisa membakar sekitar 100-200 kalori.

Dengan demikian, berkuda membuat kita selalu dalam keadaan bergerak, sehingga bisa menjadi salah satu cara agar kita terhindar dari kegemukan, karena kegemukan merupakan salah satu faktor yang berisiko tinggi terhadap penyakit. Selain itu, berkuda adalah olahraga outdoor, sehingga kita bisa menghirup udara segar sambil berinteraksi dengan berbagai orang yang kita temui. Dan, yang lebih penting, kita dapat berinteraksi dengan alam.

Memanah membutuhkan unsur ketepatan dan konsentrasi yang luar biasa. Oleh karena itu, bagi orang yang hendak belajar memanah, konsentrasi dan ketepatan, serta objek yang hendak dipanah merupakan unsur yang paling menentukan berhasil tidaknya olahraga ini. Unsur konsentrasi menjadi salah satu hal sehingga olahraga ini sangat digemari oleh Rasulullah Saw.

Sebagaimana diketahui, Rasulullah Saw. merupakan orang yang sangat konsentrasi dalam segala hal. Tidak pernah sedetik pun beliau lalai terhadap konsentrasi, sehingga setiap tindakannya mampu membuat berbagai keputusan yang bisa membawa manfaat bagi orang banyak. Dengan demikian, filosofi tentang memanah bisa kita maknai bahwa satu target yang hendak kita gapai, tidak akan mampu kita gapai tanpa konsentrasi dan ketepatan.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Saw sangat menganjurkan dan gemar pada olahraga memanah ini, sebagaimana sabdanya berikut:

Hak anak dari seorang ayahnya ialah hendaknya ayahnya mengajari menulis, berenang, memanah, dan memberi rezeki yang halal (HR. Tirmidzi).

hanya keranaNya

Sesungguhnya kemuliaan ialah hak bagi kedua-dua orang yang berkasih sayang kerana Allah S.W.T. Dimana pada hari tersebut (kiamat) Allah Taala Rabbul Izzah menyeru mereka dan mempersilakan mereka untuk menerima anugerah yang paling tinggi, iaitu pada hari berhimpunnya...

Akhirul Kalam: Wanita-wanita Perindu Syurga

Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Syurga. Dalam Al Qur'an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Syurga."(Apakah) perumpamaan (penghuni) Syurga yang dijanjikan kepada orang-orang...

hati terjauhlah dari korban dunia

Sesekali hati mengeluh dengan kesusahan dan kepayahan hidup. Terasa pedih dan rapuh, sakitnya seperti tiada hati lain yang mampu mengerti. Namun tidak tersedarkah hati itu adalah ujian dari Tuhannya? Kepayahan itu sesungguhnya adalah bentuk tarbiyahNya kepada hati....

tafsir talqin

Peringatan Untuk Yang HidupMahasuci Tuhan yang Engkau bersifat dengan Baqa' dan Qidam, Tuhan yang berkuasa mematikan sekalian yang bernyawa, Mahasuci Tuhan yang menjadikan mati dan hidup untuk menguji siapa yang baik dan siapa yang kecewa.Mahasuci Tuhan yang...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.